Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Semua dengan Cinta

Dalam perjalanan hidup seorang manusia, apa yang terjadi tidak selamanya sesuai dengan keinginan. Hidup pun akan selalu berubah dan silih berganti, perasaan sedih jadi senang, sempit jadi lapang, remaja jadi dewasa, malam jadi siang, jahat jadi baik atau pun bisa juga sebaliknya. Itu semua adalah sunatullah, sudah jadi hukum alam. Tidak pandang bulu baik miskin maupun kaya, tua maupun muda, laki-laki perempuan semua sama akan mengalami hal tersebut.

Kehidupan selalu menarik apabila kita punya sesuatu atau alasan yang bisa membuat kita bahagia. Seorang anak akan merasa betah di rumah apabila seluruh perhatian dan kasih sayang orang tuanya benar-benar dia rasakan. Seorang pelajar akan termotivasi untuk berprestasi apabila dia yakin dengan potensinya, mendapat nilai ‘tambah’ dari gurunya atau mungkin adanya dorongan kuat dari keluarga. Kita pun sama, selalu ada alasan untuk apa pun. Alasan itulah yang membuat kita menjadi pribadi unik, berbeda satu dengan yang lain.

Umumnya orang setuju bahwa alasan atau motivasi terbesar yang bisa membuat orang fokus dengan tujuannya, eksis dengan konsistensinya atau bertahan dengan segala hal buruk yang menimpanya adalah adanya motivasi cinta. Seorang ayah rela berangkat pagi dan pulang malam demi untuk membelikan susu buat si buah hati. Seorang ibu akan melakukan apa saja demi anak yang dicintainya, demikian juga dengan seorang anak remaja yang sedang jatuh cinta… Ia rela melakukan apa pun asalkan orang yang dicintainya bisa bahagia.


Hidup selalu menarik apabila kita menjalaninya dengan penuh cinta. Pengertian cinta disini tentu saja sangat luas, tidak terbatas antara hubungan dua insan manusia bernama laki-laki dan perempuan. So…. Bawalah si cinta kemana pun Anda pergi, yakinlah kebahagiaan akan datang menghampiri Anda.

Selengkapnya...

Cinta pertama

Setiap orang pasti memiliki memori dan kenangan tersendiri saat pertama kali jatuh cinta dan hanya orang bersangkutan lah yang tahu kapan persisnya cinta pertama itu datang. Definisi tentang cinta pertama itu sendiri berbeda-beda, sebagian mengatakan cinta pertama itu adalah gejolak cinta anak remaja saat pertama kali mengenal cinta, terlepas apakah akhirnya dia bisa mendapatkan cinta tersebut atau tidak, sementara definisi lain mengatakan bahwa cinta pertama itu cinta yang bisa menyatukan dia dengan orang yang dicintainya untuk pertama kali. Mana diantara dua definisi diatas yang dianggap paling tepat, itu kembali kepada individu masing-masing, kalau saya sendiri lebih condong dengan pendapat yang pertama.

Ini mah pengalaman saya pribadi… Jadi maloo...

Selengkapnya...

Periode Cinta

Setiap manusia secara fitrah, akan menyukai lawan jenisnya. Pria akan menyukai wanita, pun demikian wanita akan menyukai pria. Secara bertahap, ketertarikan terhadap lawan jenis ini akan berjalan seiringnya waktu. Dari hanya sekedar senang berteman, mengagumi, ingin selalu dekat sampai akhirnya ada keinginan untuk ‘memiliki’ seutuhnya. Perasaan seperti ini tentu saja sangat manusiawi dan dimiliki setiap insan bernama manusia.

Saat masih berseragam SD ketertarikan terhadap lawan jenis itu sebenarnya sudah ada, hanya saja kadarnya mungkin masih sangat lemah. Polos dan lugu adalah gambaran yang tepat untuk menggambarkan anak pada usia SD. Usaha untuk tampil ‘keren’ dan menarik perhatian lawan jenis belum terlihat pada periode ini, justru sering kali terlihat cuek dengan penampilan yang serba apa adanya.

Bisanya tanda-tanda ketertarikan terhadap lawan jenis ini terlihat makin jelas pada saat masuk SMP. Mereka mulai rajin ‘ngaca’ dan selalu berusaha untuk tampil ‘oke’ saat berangkat sekolah. Anda pasti sangat mengenal nama-nama seperti Brisk, Gatsby, Lavender, orang-aring, dan aneka minyak rambut lainnya. Masing-masing ‘karakter’nya pun saya yakin Anda sudah hapal.

Dalam setiap obrolan, anak-anak cowo selalu menjadikan ‘wanita dan kecantikan’ sebagai topik utama. Mereka pun sudah tidak malu lagi menunjuk satu cewe sebagai orang yang disukainya. Namun kadang, pengakuan ini tidak berlanjut dengan keberanian mengungkapkan cinta. Weleh…

Masa yang paling indah, paling menarik dan paling berkesan kebanyakan remaja adalah pada saat SMU. Tidak hanya dalam pergaulan, pola pikir yang semakin dewasa, dalam masalah cinta pun sama. Mereka tidak ragu mengakui dan mengungkapkan cinta, meskipun bagi sebagian orang hal ini tidak berlaku namun kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar anak SMU pernah berpacaran dengan lawan jenisnya minimal satu kali.

Selengkapnya...

Cinta masa SMP

Kadang suka tersenyum sendiri kalo ingat masa SMP dulu. Aku tidak melakukan hal bodoh tentunya, tidak pula karena alasan fase 'kenakalan' remaja. Lalu ? Ada satu hal yang tidak akan pernah aku lupakan pada masa itu, aku dan sahabatku mencintai satu gadis yang sama, Dewi namanya, dia adalah wanita yang paling cantik di sekolah kami. Ya... setidaknya itu menurut versi 'kami' berdua.

Sebenarnya Dewi adalah cinta pertamaku, tapi aku tidak pernah mau jujur. Aku tidak pernah 'mengakui' apalagi mengatakan cinta kepadanya. Begitu juga kepada sahabatku. Lebih baik mengalah daripada tali persahabatan kami putus hanya karena wanita, begitulah prinsipku saat itu. Beberapa waktu lamanya aku bahkan terus membantu perjuangan cinta sahabatku. Kadang sempat berpikir juga untuk jujur, siapa tahu Dewi justru mau membalas cintaku ini tapi... rasa bersalah kepada sahabatku akhirnya mengurungkan keinginanku tersebut.

Bersambung... (udah malam neh)
Selengkapnya...

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP