Hallo Jei...

Jei..., A belum sempet nulis cerita cinta atau perjalanan hidup A di blog ini. Sering buntu kalau pas lagi nulis cerita. Ga tau kenapa ? Udah ditulis dihapus lagi, ditulis dihapus lagi. Ga beres-beres jadinya. Maklum baru satu minggu neh ngerjainnya. Belum setting tampilannya dulu, udah gitu artikel atau tulisannya juga. Yaahhh... lumayan seh sambil belajar dan ternyata seru juga

Blog ini sebenarnya udah lama a rencanain. Awalnya seh buat promosi sama perusahaan kalau sewaktu-waktu a ngelamar kerja, terus kepikiran juga buat temen-temen deket a, buat memori pribadi sampe akhirnya kepikiran juga dijadiin tempat curhat a sendiri. A mo tulis apa aja segala unek-unek, keluh kesah dan semua yang sedang a pikirin. Sampai saat ini baru Jei yang tau keberadaan blog ini. Om Google juga belum boleh ngindex halaman ini, mungkin ga akan a beri izin kali

Foto si kecil adalah foto adik a waktu masih 3 tahun. Sekarang udah sekolah kelas 2 SD. Lucu ya... Dia adalah orang yang paling A cintai setelah mama. Ga tau nanti kalau a dah punya isteri.
Selengkapnya...

Semua dengan Cinta

Dalam perjalanan hidup seorang manusia, apa yang terjadi tidak selamanya sesuai dengan keinginan. Hidup pun akan selalu berubah dan silih berganti, perasaan sedih jadi senang, sempit jadi lapang, remaja jadi dewasa, malam jadi siang, jahat jadi baik atau pun bisa juga sebaliknya. Itu semua adalah sunatullah, sudah jadi hukum alam. Tidak pandang bulu baik miskin maupun kaya, tua maupun muda, laki-laki perempuan semua sama akan mengalami hal tersebut.

Kehidupan selalu menarik apabila kita punya sesuatu atau alasan yang bisa membuat kita bahagia. Seorang anak akan merasa betah di rumah apabila seluruh perhatian dan kasih sayang orang tuanya benar-benar dia rasakan. Seorang pelajar akan termotivasi untuk berprestasi apabila dia yakin dengan potensinya, mendapat nilai ‘tambah’ dari gurunya atau mungkin adanya dorongan kuat dari keluarga. Kita pun sama, selalu ada alasan untuk apa pun. Alasan itulah yang membuat kita menjadi pribadi unik, berbeda satu dengan yang lain.

Umumnya orang setuju bahwa alasan atau motivasi terbesar yang bisa membuat orang fokus dengan tujuannya, eksis dengan konsistensinya atau bertahan dengan segala hal buruk yang menimpanya adalah adanya motivasi cinta. Seorang ayah rela berangkat pagi dan pulang malam demi untuk membelikan susu buat si buah hati. Seorang ibu akan melakukan apa saja demi anak yang dicintainya, demikian juga dengan seorang anak remaja yang sedang jatuh cinta… Ia rela melakukan apa pun asalkan orang yang dicintainya bisa bahagia.


Hidup selalu menarik apabila kita menjalaninya dengan penuh cinta. Pengertian cinta disini tentu saja sangat luas, tidak terbatas antara hubungan dua insan manusia bernama laki-laki dan perempuan. So…. Bawalah si cinta kemana pun Anda pergi, yakinlah kebahagiaan akan datang menghampiri Anda.

Selengkapnya...

Cinta pertama

Setiap orang pasti memiliki memori dan kenangan tersendiri saat pertama kali jatuh cinta dan hanya orang bersangkutan lah yang tahu kapan persisnya cinta pertama itu datang. Definisi tentang cinta pertama itu sendiri berbeda-beda, sebagian mengatakan cinta pertama itu adalah gejolak cinta anak remaja saat pertama kali mengenal cinta, terlepas apakah akhirnya dia bisa mendapatkan cinta tersebut atau tidak, sementara definisi lain mengatakan bahwa cinta pertama itu cinta yang bisa menyatukan dia dengan orang yang dicintainya untuk pertama kali. Mana diantara dua definisi diatas yang dianggap paling tepat, itu kembali kepada individu masing-masing, kalau saya sendiri lebih condong dengan pendapat yang pertama.

Ini mah pengalaman saya pribadi… Jadi maloo...

Selengkapnya...

Periode Cinta

Setiap manusia secara fitrah, akan menyukai lawan jenisnya. Pria akan menyukai wanita, pun demikian wanita akan menyukai pria. Secara bertahap, ketertarikan terhadap lawan jenis ini akan berjalan seiringnya waktu. Dari hanya sekedar senang berteman, mengagumi, ingin selalu dekat sampai akhirnya ada keinginan untuk ‘memiliki’ seutuhnya. Perasaan seperti ini tentu saja sangat manusiawi dan dimiliki setiap insan bernama manusia.

Saat masih berseragam SD ketertarikan terhadap lawan jenis itu sebenarnya sudah ada, hanya saja kadarnya mungkin masih sangat lemah. Polos dan lugu adalah gambaran yang tepat untuk menggambarkan anak pada usia SD. Usaha untuk tampil ‘keren’ dan menarik perhatian lawan jenis belum terlihat pada periode ini, justru sering kali terlihat cuek dengan penampilan yang serba apa adanya.

Bisanya tanda-tanda ketertarikan terhadap lawan jenis ini terlihat makin jelas pada saat masuk SMP. Mereka mulai rajin ‘ngaca’ dan selalu berusaha untuk tampil ‘oke’ saat berangkat sekolah. Anda pasti sangat mengenal nama-nama seperti Brisk, Gatsby, Lavender, orang-aring, dan aneka minyak rambut lainnya. Masing-masing ‘karakter’nya pun saya yakin Anda sudah hapal.

Dalam setiap obrolan, anak-anak cowo selalu menjadikan ‘wanita dan kecantikan’ sebagai topik utama. Mereka pun sudah tidak malu lagi menunjuk satu cewe sebagai orang yang disukainya. Namun kadang, pengakuan ini tidak berlanjut dengan keberanian mengungkapkan cinta. Weleh…

Masa yang paling indah, paling menarik dan paling berkesan kebanyakan remaja adalah pada saat SMU. Tidak hanya dalam pergaulan, pola pikir yang semakin dewasa, dalam masalah cinta pun sama. Mereka tidak ragu mengakui dan mengungkapkan cinta, meskipun bagi sebagian orang hal ini tidak berlaku namun kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar anak SMU pernah berpacaran dengan lawan jenisnya minimal satu kali.

Selengkapnya...

Cinta masa SMP

Kadang suka tersenyum sendiri kalo ingat masa SMP dulu. Aku tidak melakukan hal bodoh tentunya, tidak pula karena alasan fase 'kenakalan' remaja. Lalu ? Ada satu hal yang tidak akan pernah aku lupakan pada masa itu, aku dan sahabatku mencintai satu gadis yang sama, Dewi namanya, dia adalah wanita yang paling cantik di sekolah kami. Ya... setidaknya itu menurut versi 'kami' berdua.

Sebenarnya Dewi adalah cinta pertamaku, tapi aku tidak pernah mau jujur. Aku tidak pernah 'mengakui' apalagi mengatakan cinta kepadanya. Begitu juga kepada sahabatku. Lebih baik mengalah daripada tali persahabatan kami putus hanya karena wanita, begitulah prinsipku saat itu. Beberapa waktu lamanya aku bahkan terus membantu perjuangan cinta sahabatku. Kadang sempat berpikir juga untuk jujur, siapa tahu Dewi justru mau membalas cintaku ini tapi... rasa bersalah kepada sahabatku akhirnya mengurungkan keinginanku tersebut.

Bersambung... (udah malam neh)
Selengkapnya...

Demi Adikku

Saya punya seorang adik, dia satu-satunya saudara laki-lakiku. Anaknya selalu ceria, cerdas, dan begitu mengidolakan kakaknya ini . Ketika ditanya ia ingin seperti apa nanti, dengan polosnya ia akan jawab ingin seperti aDoni. Lucu juga...
Tentu saja, aku sangat mencintainya. Niatku sangat kuat untuk bisa menyekolahkannya hingga jenjang pendidikan tertinggi dengan tanganku sendiri. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan
Selengkapnya...

Jadi Juara Kelas

Menjadi juara dan mendapatkan pujian adalah suatu hal yang sangat manusiawi, namun untuk bisa menjadi yang terbaik dan mendapatkan penghargaan tersebut tidak semua orang bisa, bahkan bermimpi pun tidak berani. Aku salah satunya, Sebelumnya aku tidak berani bermimpi jadi juara kelas, membayangkan pun tidak. Tapi... semua itu berubah setelah seorang guru yang luar biasa memberiku sebuah nasehat, beliau sangat yakin kalau aku punya potensi untuk maju. Katanya beliau sangat heran kenapa aku tidak bisa bersaing dengan teman-teman di kelas, padahal satu-satunya orang yang dianggap beliau paling cerdas untuk pelajaran berhitung (Matematika) adalah aku. Bahkan aku tidak mengecewakan beliay juga sekolah ketika menjadi wakil untuk lomba matematika SD tingkat kecamatan. Aku keluar sebagai juara pertama mengalahkan puluhan bahkan mungkin ratusan pelajar terbaik dari tiap sekolah SD di kecamatan tersebut.

Selengkapnya...

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP